Led Zeppelin kembali hadapi sidang dugaan plagiat riff ‘Stairway to Heaven”

Jakarta (ANTARA News) – Led Zeppelin diperintahkan oleh pengadilan banding AS menghadapi persidangan baru mengenai apakah band itu mencuri riff gitar pembuka untuk lagu “Stairway to Heaven” pada 1971 dari instrumental yang ditulis empat tahun sebelumnya.

Pada Jumat waktu setempat, Pengadilan Banding AS di San Francisco membatalkan putusan Juni 2016 yang berpihak kepada band rock tersebut, dengan mengutip serangkaian kesalahan oleh hakim pengadilan.

Baca juga: Led Zeppelin menang gugatan hak cipta `Stairway to Heaven`

Keputusan itu menghidupkan kembali salah satu kasus hak cipta dalam industri musik, yang berpotensi membuat vokalis Led Zeppelin Robert Plant, dan gitaris Jimmy Page mengalami kerugian jutaan dolar.

Pengacara untuk para terdakwa belum memberi komentar langsung.

Gugatan diajukan oleh Michael Skidmore, wali untuk lagu-lagu Randy Wolfe, gitaris band Spirit.

Skidmore menuduh Plant (70), dan Page (74), mencuri pembukaan ikonik lagu “Stairway” dari lagu “Taurus” milik Spirit.

Dia mengatakan kedua lagu memiliki progresi akord yang serupa, dan bahwa Page mungkin menulis “Stairway” setelah mendengar “Taurus” ketika Led Zeppelin dan Spirit sedang tur bersama.

Baca juga: Led Zeppelin didakwa berhutang royalti jutaan dolar

Wolfe, yang dikenal sebagai Randy California, telah mengeluh dalam wawancara tentang kesamaan lagu tersebut, tetapi tidak menuntut sebelum kematiannya pada tahun 1997.

Juri memutuskan bahwa ketika Plant dan Page, yang bersaksi di persidangan, memiliki akses “Taurus,” riff lagu itu tidak secara intrinsik mirip dengan pembukaan “Stairway.”

Tetapi dalam keputusan Jumat, Hakim Richard Paez mengatakan bahwa hakim pengadilan keliru karena tidak memberi tahu para juri bahwa wali dapat menang jika Wolfe telah menciptakan “kombinasi yang cukup original” dari unsur musik yang tidak dapat diproteksi.

Baca juga: Gitaris Led Zeppelin bersaksi pada sidang hak cipta ‘Stairway to Heaven’

Paez juga mengatakan hakim keliru dalam mengajarkan para juri tentang hak cipta elemen musik dalam domain publik, dan seharusnya membiarkan mereka mendengarkan “Taurus” sementara Page memberi kesaksian, untuk menilai sikapnya dan membantu menentukan apakah dia memiliki akses.

“Kami tidak membantah bahwa Led Zeppelin adalah salah satu band terbesar dalam sejarah, tetapi plagiarisme mereka tak terhapuskan mewarnai warisan mereka,” kata pengacara Skidmore, Francis Malofiy dalam sebuah email yang dikutip Reuters.

“Led Zeppelin jelas meniru ‘Taurus’ oleh Randy California, seorang musisi yang mereka kenal baik,” tambahnya.

Kasus ini dikembalikan ke Hakim Distrik AS Gary Klausner di Los Angeles, demikian dikutip dari Reuters.

Baca juga: Juri lanjutkan pertimbangan dalam sidang hak cipta Led Zeppelin

Penerjemah: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018